Friday, May 1, 2015

Sinopsis EXO Next Door episode 8



Di episode ini, masih pada adegan saat D.O berlatih acting dengan Yeon Hee.


Saat beberapa dialog terlewati, Yeon Hee mengkhayal. Dia mengkhayalkan dirinya dan D.O berada di panggung teater. Dalam actingnya, Yeon Hee ingin agar D.O tidak mendekatinya. Tapi, D.O memaksa untuk mendekat. Saat D.O mendekati Yeon Hee, tiba-tiba dia mundur lagi karena wajah Yeon Hee menjadi merah, bukan merah seperti biasa lagi, melainkan berkobar.


“Gadis Incheon!” panggil Baek Hyun yang mengingatkan Yeon Hee untuk membaca baris berikutnya. Tapi Yeon Hee hanya diam.
“Gadis Incheon,” panggil Baek Hyun lagi.
Yeon Hee langsung menutup buku naskahnya lalu berdiri. “Aku merasa kurang baik. Hari ini sampai di sini saja,” kata Yeon Hee. Dia lalu melemparkan buku naskahnya pada Baek Hyun. Kemudian dia membukuk sambil berkata permisi lalu pergi.
“Apa itu? ‘Aku merasa kurang baik. Hari ini sampai di sini saja.’ Memangnya dia siapa? Aktris superstar?” kata Baek Hyun.
“Dia mungkin malu,” bela D.O.
Baek Hyun heran, kenapa harus malu, atau mungkin Yeon Hee terlalu merasakan karekternya. D.O menjawab bahwa Yeon Hee sangat polos.


Yeon Hee berlari, lalu dia berhenti. Dia merutuk dirinya sendiri karena terlalu merasakannya. Tiba-tiba ponsel Yeon Hee berdering, tapi ponselnya tak ada di sakunya. Kemudian dia sadar kalau dia telah meninggalkannya di atas meja.

Yeon Hee segera berlari menuju dapur, dan mendapati Chanyeol memegang ponselnya yang masih berdering. Chanyeol sudah melihat nama seseorang yang memanggil, tertulis di ponsel ‘Pangeran Cho’. Seperti yang dikatakan Ga Eun, cinta pertama Yeon Hee menghubunginya.
Yeon Hee mengambil ponselnya sambil meminta maaf. Tapi, Chanyeol segera mengangkat tangannya itu. Chanyeol tidak ingin memberikan ponsel itu pada Yeon Hee. Tapi Yeon Hee tetap berusaha menggapai tangan Chanyeol.

“Berikan!!” bentak Yeon Hee yang membuat Chanyeol terkejut. Segera Yeon Hee meminta maaf.
Chanyeol masih tidak ingin memberikan ponsel Yeon Hee.
“Apa dia benar-benar cinta pertamamu?” tanya Chanyeol. Seketika Yeon Hee langsung terdiam.


Yeon Hee menonton EXO di TV. Di RV, mereka saling tertawa.
“Benar. Seperti itu! Dia memang tertawa seperti itu. Apa yang sebenarnya terjadi sehingga membuat dia marah-marah seperti itu?” gumam Yeon Hee sendirian.


Kemudian ponselnya berbunyi, ada pesan di Line-nya dari Chanyeol yang memanggilnya sampai dua kali. Yeon Hee sampai mengatakan bahwa dia sampai hampir bisa mendengar suaranya.
“Apa yang kau inginkan sekaran?” tanya Yeon Hee. Tapi, pesan yang dikirimnya berbunyi, ‘YA..’ . Tak lupa dia menambahkan emoticon beruang dengan wajah yang berseri.
‘Datanglah Kerja’. Pesan dari Chanyeol.
‘Sekarang?’ tanya Yeon Hee.
‘Sekarang ini juga!’
“Ini kan masih pagi,” gerutu Yeon Hee, tapi memang seperti itu perjanjian saat Yeon Hee diwawancarai.
‘Iya, aku akan kesana.’ Yoen Hee mengirim pesan lagi. Walaupun pesan Yeon Hee seperti tak masalah jika disuruh sepagi ini, tapi sesungguhnya Yeon Hee kesal.


Saat Yeon Hee berada di rumah EXO, dia selalu dipanggili oleh Chanyeol (sepertinya). Sedikit-sedikit dia berteriak memanggil Yeon Hee. Belum selesai Yeon Hee membersihkan, dia dipanggil lagi.
Saat Yeon Hee di rumah, dia mengeluh pada Ga Eun karena badannya sakit semua. “Dia benar-benar pemarah,” gerutu Yeon Hee.

“Katakan padaku. Apa Cho Min Hwa menghubungimu lagi?” tanya Ga Eun. Yeon Hee menggeleng sambil megatakan tidak sama sekali. Ga Eun menyuruh Yeon Hee untuk mengubah konsepnya. Yeon Hee harus lebih jual mahal. “Jangan pernah menelponnya duluan.”
“Terserahlah,” kata Yeon Hee tak tertarik.
“Jangan pernah berpikir dia tidak akan menelepon.” Gaeun yakin semua lelaki itu (EXO) menyukai Yeon Hee. Itu adalah senjata rahasia Yeon Hee. Lalu Ga Eun menyopot salah satu poster EXO. “Setiap member EXO yang ada di poster ini…menyukaimu.” Ga Eun lebih menegaskan.



“Itu tidak mungkin,” kata Yeon Hee, tapi wajahnya tersenyum dan merah.
“Aku mengerti. Wajar saja ketika memikirkan itu wajahmu memerah. Tapi pura-puralah tidak terjadi apapun. Kau adalah gadis yang semua orang luar biasa ini inginkan untuk berkencan.”
“Berkencan?”
“Mereka sungguh-sungguh menyukaimu.”
Tanpa mereka sadari, Kwang Soo nongol di pintu, menguping pembicaraan mereka.
“Cinta sejati?” gumam Yeon Hee.


Kwang Soo menceritakan apa yang didengarnya kepada Sehun.
“Gadis Incheol menyukai salah satu di antara kami?” tanya Sehun kurang yakin. Kwang Soo mengangguk.
“Luar biasa. Siapa itu? Si cakep D.O? Karismatik Chanyeol? Sebenarnya Baek Hyun sangat populer dikalangan gadis-gadis. Apa mungkin… tidak, tidak mungkin aku.”
“Tidak mungkin kau. Aku jamin itu!” kata Kwang Soo dengan nada tinggi.
“Kau tidak perlu menjamin itu.”
“Aku bilang bukan kau! Noona ku tidak tahu menilai pria! Dia tidak mungkin menyukai pria sempurna sepertimu.”
“Kau begitu perspektif,” puji Sehun. Lalu dia bertanya member EXO yang disukai Yeon Hee.


Setelah Sehun kembali ke rumah, dia memberitahu pada yang lain bahwa Yeon Hee menyukai salah satu member EXO.
“Dia sangat jatuh cinta,” kata Sehun.

“Tidak begitu mengherankan,” celetuk Chanyeol yang berkutat pada buku. Tapi kemudian Baek Hyun mengatakan Chaenyeol terlabik memegangnya. Salting, dia membalik buku itu. Lalu Baek Hyun kembali pada pokok pembicaraan awal. Dia menanyakan member yang mana.


“Jadi, anggota EXO yang benar-benar dia suka adalah…” Lalu Sehun menunjuk Baek Hyun, kemudian ke Chanyeol, lalu ke D.O.


“Tidak ada di sini,” katanya kemudian.
“Jadi jika tidak ada di sini…” Baek Hyun memikirkan semua member EXO. Sehun yang kesal melihat Baek Hyun, akhirnya mengatakan bahwa orang itu adalah Kai.
“Aku tidak yakin dia akan datang,” kata Baek Hyun.
Tiba-tiba terdengar seseorang memencet password rumah mereka. Mereka berpikir itu adalah Yeon Hee.


 “Ini aku. Apa kalian baik-baik saja?” sapa seseorang yang datang. Dia adalah salah satu member EXO yang sedang dibicarakan, Kai.







Komentar:
Sepertinya ada kesalahpahaman

No comments:

Post a Comment