Showing posts with label Kumpulan Cerbung. Show all posts
Showing posts with label Kumpulan Cerbung. Show all posts

Thursday, August 19, 2021

[Cerbung] Kita Berbeda part 13

 


Setelah 3 tahun lamanya selalu diantar oleh Dicky, sekarang Annisa harus memberanikan diri keluar tanpa Dicky.

            Mulai hari ini sampai beberapa hari ke depan, Dicky melakukan penelitian di luar kota. Sebenarnya Dicky tidak tega meninggalkan Annisa, tapi Annisa menyankinkan Dicky untuk tidak khawatir, karena tidak mungkin Annisa terus bergantung pada Dicky.

            Pagi ini, sebelum Annisa ke kelasnya, dia menemui Ilham terlebih dahulu.

Wednesday, May 13, 2020

Thursday, November 7, 2019

[Cerbung] Kita Berbeda part 11

   

         Jam 8 tepat Rafael telah ada di butik Annisa.

           Butik masih sepi karena belum dibuka.

Thursday, October 3, 2019

[Cerbung] Kita Berbeda part 10



Dosen selesai menyampaikan materi. Mahasiswa/mahasiswi berhambur keluar kelas. Bisma sengaja tidak buru-buru keluar sebelum Annisa juga keluar. Saat Annisa meninggalkan kelas, Bisma mengikutinya. Sebenarnya dia ingin bicara dengan Annisa, tapi Rafael ada di sampingnya.

            “Kamu gak pulang sekarang?” tanya Rafael pada Annisa.

Tuesday, August 6, 2019

[Cerbung] Kita Berbeda part 9

            

baca dulu part 8

Di tempat lain, Annisa, Dicky, dan Rosa menunggu kedatangan seseorang di restaurant. Annisa dan Dicky terlihat santai-santai saja, sedangkan Rosa kebingungan sendiri.

Tuesday, September 4, 2018

[Cerbung] Kita Berbeda part 8

            


           BRAAKKK…

     Dengan sekali tendangan, pintu bertelariskan besi itu berhasil dia buka. Bisma beserta rombongannya masuk ke dalam gudang yang tak terpakai itu.

            “DIMANA LO SEMBUYIIN TEMEN GUE?!” Bisma membentak orang-orang berwajah sangar yang ada di dalam gudang itu.

            “Temen lo siapa?” tanya pria bertato kalajengking di lengannya.

Tuesday, August 21, 2018

[Cerbung] Kita Berbeda part 7


            “Dicky, nanti kak Ria jemput aku. Jadi kalau kamu mau pulang duluan, pulang aja,” ucap Annisa saat mereka telah tiba di kampus.

            “Ooh, ok.”

Tuesday, August 14, 2018

[Cerbung] Kita Berbeda part 6


Ulasan part 5
            Setelah pria-pria yang mengganggu Annisa pergi, Dicky membawa Annisa masuk ke dalam mobil Dicky yang tak jauh dari mobil Annisa.
            “Kamu gak apa-apa?” tanya Dicky khawatir.
          Annisa menggeleng, tapi wajahnya masih terlihat shock. “Terimakasih, Dic. Aku gak tahu gimana aku kalau kamu gak datang. Tapi, kamu kok bisa di sini?”
            “Semenjak kamu bilang kalau kamu selalu lewat tempat kayak gini, aku selalu ikutin kamu.”
           Air mata Annisa meleleh. “Terimakasih, Dicky. Dari kecil sampai sekarang kamu selalu jagain aku.”
         “Bukan hanya sampai sekarang, tapi sampai kamu menemukan orang yang bisa menjagamu selain aku.”

Saturday, August 11, 2018

[Cerbung] Kita Berbeda part 5



         “Ngomong-ngomong, kenapa kamu pindah jurusan?” tanya Rafael sambil menikmati baksonya.
            “Jujur, aku gak tahu seni sedikit pun,” jawab Annisa. “Kamu pasti bertanya-tanya kenapa aku bisa masuk di seni? Aku juga heran. Mungkin karena bejo. Hehe..” Annisa tertawa kecil.
“Eh, foto yang tadi itu hasil jepretan kamu?” tanya Annisa kemudian.

Saturday, April 7, 2018

[Cerbung] Kita Berbeda part 4



Rafael memotret suasana jalanan Jakarta pagi itu yang masih lenggang. Banyak gambar yang dia ambil pagi ini. Dia melihat jam tangannya sebelum pergi.

Wednesday, August 23, 2017

[Cerbung] Kita Berbeda part 3



          Annisa dan Rosa duduk di taman kampus. Terlihat Rosa sedang meminum ice tea-nya, sedangkan Annisa sibuk membolak-balik kertas yang dia pegang.

Thursday, August 17, 2017

[Cerbung] Kita Berbeda part 2


          “Maaf, saya nelpon kamu nyuruh ke sini padahal ini hari libur,” ucap seorang laki-laki bertubuh gemuk tapi terlihat berwibawa dengan jas yang ia kenakan.

          Mereka berada di sebuah café.
          “Tidak apa-apa, Pak,” sahut Rafael.

Thursday, July 20, 2017

[Cerbung] Kita Berbeda part 1


       Gereja penuh dengan orang yang sedang melakukan ibadah. Hal wajib bagi agama Kristen setiap hari Minggu-nya. Mereka sangat hikmat saat pendeta membacakan doa. Setelah selesai, semua orang keluar dari gereja. Tampak seorang pemuda yang berjalan sendiri. Langkahnya terhenti tepat di depan pintu gereja. Diperhatikannya orang-orang yang baru keluar dari gereja. Mereka bersama keluarga. Ada juga yang bersama dengan pacarnya, yang jelas mereka tidak sendiri. Tak seperti pemuda sipit yang masih berdiri di depan pintu gereja. Tapi, walaupun dia sendiri, wajahnya tak terlihat sedih.

          Grrrtt….

          Hp-nya bergetar. Sms masuk, dari mamanya.

Wednesday, July 19, 2017

[Cerbung] Kita Berbeda


Judul : Kita Berbeda
Genre : Romance, Islami
Penulis : Oryzatika
Ilustrator : Oryzatika
Jumlah part : 30 part

Saturday, October 15, 2016

Secret of Summer part 10 "Starlit Night (Flashback)"



Min Hyuk menyusuri jalanan tanpa tujuan yang jelas. Dia sengaja tidak mengikuti pelajara tambahan dan tidak ingin segera pulang juga. Tanpa dia sadari, ada seseorang yang sudah setengah jam lalu mengikutinya. Dia adalah Kristal, gadis yang diselamatkannya waktu itu. Ingin sekali dia menegur pemuda itu, tetapi kelihatannya pemuda itu sedang tidak fokus.

Kristal mengehentikan langkahnya di jarak kurang lebih satu meter saat pemuda itu berhenti. Diikutinya pandangan Min Hyuk. Rupanya dia sedang menatap sepasang kekasih yang sedang bermesraan di sebuah restoran berdinding kaca.

Monday, July 25, 2016

[Cerbung] Marmetu Manis part 20


            “Dicky.. Dimana kamu?” gumam Wenda seraya mencari ke seluruh sekolah.

           Jam istirahat tinggal 10 menit lagi, dan Wenda belum juga menemukan Dicky. Tiba-tiba dia teringat atap. Entah pikiran apa yang membuatnya punya firasat bahwa Dicky ada di atap.

Sunday, July 24, 2016

[Cerbung] Marmetu Manis part 19


Ulasan part sebelumnya

            Rupanya Dicky ada di belakang sekolah. Dia berduel dengan Ham, Mulda, dan Rangga. Dilihat dari jumlah, memang tidak seimbang, tapi menurut Dicky sudah seimbang, karena dia masih memiliki kekuatan marmetu manis.

Monday, July 18, 2016

[cerbung] Marmetu Manis part 18



            Hari ini Wenda pulang naik angkutan umum. Bisma tidak bisa mengantarnya karena ada olimpiade. Sebenarnya Bisma menyuruhnya untuk hadir melihatnya, tetapi rupanya hanya guru dan peserta yang boleh masuk ke lokasi.

            Wenda turun di pembelokan rumahnya, karena jalan di depan rumahnya bukanlah jalur angkutan umum. Di pertengahan jalan, tiba-tiba angin kencang datang. Buku gambar yang dia taruh di samping kakinya karena hendak mengikat tali sepatu terbuka lembar demi lembar. Tak lama, angin pun berhenti dan menghentikan terbukanya lembaran buku gambar itu, tepat di gambar sebuah bukit.